Recent Posts

Tuesday, June 7, 2011

Cahaya Bulan

Cahaya bulan by Soe Hok Gie
Gara-gara email2an sama temen yg baru saja naik gunung pangrango, kita jadi ngomongin gie. Jadi inget jaman kuliah, dan melewatkan nicholas yg ternyata dateng ke kampus. >.<
Yak … mari kita dengarkan suara mas nicho yg merdu membaca  salah satu puisi favorit :D

Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
Apakah kau masih selembut dahulu
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap
Sambil membenarkan letak leher kemejaku
Kabut tipis pun turun pelan pelan di Lembah Kasih
Lembah Mandalawangi
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin
Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika kudekap
Kau dekaplah lebih mesra
Lebih dekat
Apakah kau masih akan berkata
Kudengar detak jantungmu
Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam cinta

Cahaya bulan menusukku
Dengan ribuan pertanyaan
Yang takkan pernah kutahu dimana jawaban itu
Bagaikan letusan berapi
Membangunkanku dari mimpi
Sudah waktunya berdiri
Mencari jawaban kegelisahan hati

2 comments:

mumblelovesshrimp said...

Kok puisinya bikin pengen garuk2 tanah T_T digging a hole

dindun said...

hahaha...
*nyodorin cangkul biar nggalinya cepet